Jika kita memiliki bayi yang baru lahir pasti kita tahu bahwa sebagai seorang ayah memiliki tanggung jawab mengaqiqahkan anak meskipun itu tidak wajib. Dan jasa aqiqah di Jogja menyediakan layanan ini sehingga kita bisa terbantu. Akan tetapi jika pada waktu kecil kita sendiri merasa belum pernah diaqiqahkan oleh orang tua kita terutama ayah, apa yang harus kita lakukan. Apakah kita harus Aqiqah diri sendiri?Atau tidak usah melakukan aqiqah untuk diri kita. Jika ingin tahu, simaklah penjelasa dibawah ini dengan baik agar tidak terjadi kesalah pahaman mengenai pembahasan ini.

Aqiqah adalah tanggung jawab orang tua. Sumber flickr

Aqiqah diri sendiri

Pembahasan ini memang sangat dikelirukan oleh sebagian masyarakat yang sering bertanya-tanya. Boleh gak sih jika kita mengaqiqahkan diri kita sendiri. Baik dalam pembelian hewan qurbannya atau proses aqiqahnya berlangsung?. 

Jawabannya boleh. Mengapa demikian? Sebab, Rosulullah SAW. Juga mengaqiqahkan dirinya sendirinya sendiri sejak Rosul diangkat menjadi Nabi. Akan tetapi, hadis ini dho’if alias tidak kuat. Berikut ini penggalan hadisnya :

ان النبي صلى الله عليه وسلم عق عن نفسه بعد ما بعث نبيا

Yang artinya : Nabi SAW. Mengaqiqahi dirinya sendiri setelah ia diutus sebagai Nabi. (HR. Al-Baihaqi 9:300) 

Banyak perdebatan masalah penggalan hadis diatas, salah satunnya disampaikan oleh Imam Nawawi dalam Al-Majmu’  (8:250) , berkata bahwa hadis ini adalah hadis batil. Sedangkan Al-Baihaqi mengatakan bahwa hadis ini adalah hadis yang munkar. Jadi banyak pendapat yang tidak setuju dengan hadis ini.

Karena aqiqah adalah salah satu tanggung jawab orang tua untuk mengaqiqahkan anaknya. Kita kembali kepada tujuan aqiqah bahwa, aqiqah adalah salah satu ucapan rasa syukur kita kepada Allah SWT. Yang telah menganugerahi keturunan sebagai pelengkap didalam keluarganya. Dan ayahlah yang bertanggung jawab akan aqiqah, bukan ibu, saudara, maupun diri kita sendiri,.

Beberapa pendapat para ulama yang menanggapi aqiqah diri sendiri

Muhammad bin Qosim Al-Ghozzi adalah penulis Kitab Fathul Qorib didalamnya terdapat pendapat Mazhab Syafi’i yang mengatakan bahwa : Aqiqah tidaklah luput jika diakhirkan setelah itu. Jika aqiqah diakhirkan hingga baligh, maka gugurlah tanggung jawab aqiqah dari orang tua terhadap anak.  Adapun setelah baligh, anak punya pilihan bisa mengaqiqahi dirinya sendiri. 

jadi, jika si anak sudah baligh belum juga diaqiqahkan oleh orang tuanya, maka orang tua sudah tidak ada kewajiban untuk mengaqiqahkan anaknya, tanggung jawabnya gugur untuk mengaqiqahkan anaknya. Jika seorang anak sudah baligh dia berhak untuk menaqiqahkan dirinya sendiri. 

Ada ulama yang menyetujui pendapat bahwa jika kita belum pernah diaqiqahkan oleh orang tua kita maka kita dianjurkan untuk mengaqiqahkan diri kita sendiri seperti Ibnu Sirin.

Ibnu Sirin berkata :

لو أعلم أنه لم يعق عني لعققت عن نفسي 

Artinya : “seandainya aku tahu bahwa aku belum diaqiqahi, maka aku akan mengaqiqahkan diriku sendiri.” (HR. Ibnu Abi Syaibah dan Mushonnaf, 8: 235-236. Sanadnya shahih kata syaikh Al-Albani dalam As Silsilah Ash Shahihah no.2726).

Sedangkan Imam Malik bertentangan dengan pendapat diatas, menyatakan bahwa jika masih kecil belum di aqiqahkan maka, tidak usah diaqiqahkan juga tidak apa-apa sebab aqiqah hanyalah sebagai satu simbol kebiasaan ummat islam dan hukumnya sunnah muakkad.

Imam Malik menyatakan bahwa yang belum aqiqah mereka tidak mengaqiqahi dirinya sendiri setelah masuk islam. (Al-Mudawanah Al-Kubro karya Imam Malik dengan riwayat Sahnun dari Ibnu Qosim,5: 243. Dinukil dari Fathul Qarib, 2: 252).

tidak perlu mengaqiqahkan diri sendiri.  Berikut perkataannya : tidak perlu menaqiqahi diri sendiri karena hadis yang membicarakan hal tersebut dho’if. Bisa kita lihat, apakah di zaman jahiliyah para sahabat Rosulullah SAW. Mengaqiqahkan dirinya sendiri setlah masuk islam? tentunya tidak. 

Ada pendapat ulama yang mengatakan bahwa jika anak sudah baligh maka tanggung jawab orangtua untuk mengaqiqahkan anak sudah hilang. Sumber flickr

Silahkan konsultasikan jika masih ada yang  belum jelas mengenai Aqiqah diri sendiri Barangkali dari anatara kita ada yang belum diaqiqah hingga sekarang. Dan bingung juga menghadapinya bisa tanyakan langsung kepada jasa aqiqah Jogja yang telah berpengalaman dalam menyediakan kambing aqiqah dengan kualitas terbaik. Cukup sekian, semoga bermanfaat untuk kita semua amin ya rabbal ‘alamin.